14 September 2009

Gerah


Asww.
Kaum Yahudi seluruh dunia boleh gerah dan mencak-mencak dengan hal ini, pasalnya kebanyakan negeri-negeri Muslim khususnya di kawasan Timur Tengan - pada bulan Ramadhan ini menyiarkan siaran yang banyak mengecam Israel dan Yahudi.

Umat Islam seluruh dunia menjalankan ibadah puasa selama siang hari di bulan Ramadhan dan mereka akan berkumpul di rumah pada sore hari untuk berbuka puasa bersama. Kementrian propaganda Arab memanfaatkan potensi besar penonton ini untuk menyiarkan acara TV dengan berbagai program utama mereka termasuk di dalamnya program acara TV yang diproduksi secara khusus terkait tentang anti-Israel.

Program khusus tentang Israel dan Yahudi menduduki peringkat teratas di antara media-media Arab, dan setiap tahun stasiun-stasiun TV yang dikontrol oleh pemerintah di seluruh Timur Tengah menyiarkan program siaran yang bertema seputar pengkhianatan yang dilakukan oleh Israel atau Yahudi terhadap umat Islam dan dunia pada umumnya.

Menurut lembaga peneliti media Timur Tengah (MEMRI), yang biasa memonitor media-media di dunia Arab, menyatakan bahwa untuk tahun ini Iran telah menyiarkan sebuah program acara berseri yang diprduksi oleh Suriah yang berjudul "Al-Shatat".

Dalam acara "Al-Shatat" diceritakan bagaimana para bankir Yahudi terutama keluarga Rothchilds - datang untuk mendominasi perbankan internasional dan dunia. Dengan mengucapkan beberapa baris karakter khas dari Yahudi seperti : "Semua bangsa-bangsa yang tidak menerima keyakinan Yahudi harus di musnahkan dan di hancurkan, dan "kita telah diberikan kehormatan yang tak tertandingi - untuk mendominasi dunia, dengan menggunakan kapital, ilmu pengetahuan, politik, dengan cara membunuh atau menggunakan taktik-taktik licik lainnya,".

Serial dokumenter "Al-Shatat" yang berjumlah 30 episode ini terbukti menarik dan menjadi peringkat tertinggi di negara-negara Arab di seluruh Timur Tengah termasuk Yordania.

Sedangkan di Mesir, tak kurang dari lima serial TV baru yang disiarkan di TV Mesir tahun ini berputar di sekitar Israel dan Yahudi. Salah satunya berjudul "The Spy Wars" yang bercerita tentang Samia Fahmy, seorang Mesir yang diduga direkrut oleh Mossad, tapi malah "ditipu" oleh orang-orang Israel yang mencoba untuk merekrut dia dan akhirnya membawa dirinya ditangkap oleh aparat Mesir.

Serial TV yang lain, yang berjudul "My Heart is My Proof" bercerita tentang seorang penyanyi Yahudi kelahiran Mesir bernama Layla Murad, dia menjadi bintang terkenal Mesir, namun tuduhan bahwa dia diam-diam mendukung Israel, membuat kepopulerannya jatuh di banyak dunia Arab. Program lain, "The Second Gate," bercerita tentang seorang ibu yang anaknya diculik dan dibawa ke Israel

No comments: