21 January 2009

JUNJUNGHAM

Asww.

PKS Minta Obama Menjunjung Tinggi HAM dan Tegas Pada Israel
"Disamping Obama akan menjadi presiden kulit hitam pertama di negeri Paman Sam tersebut, dia juga berusia Balita (bawah limapuluh tahun)," jelasnya.

Jakarta - Barack Obama diminta tidak mengulangi kesalahan pendahulunya yang membuat berbagai kebijakan kontroversial sehingga Amerika Serikat dibenci warga dunia. Obama juga diminta menjunjung tinggi HAM dan bersikap tegas kepada Israel.

"Obama harus menghentikan arogansi AS, dan lebih bersimpati kepada dunia ketiga khususnya dunia Islam yang selama ini telah banyak menjadi korban kebijakan luar negeri AS," ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam rilis yang diterima redaksi detikcom, Rabu (21/1/2009).

Menurut Tifatul, dunia telah membayar mahal atas kesalahan kebijakan AS, perang di Timur Tengah yang tak kunjung henti. Hal itu membuat harga minyak membumbung tinggi serta harga pangan melangit. Akibatnya jumlah orang miskin di dunia meningkat tajam.

"Kerapuhan sistem ekonomi AS mengakibatkan hancurnya pasar uang, membuat seluruh dunia mengalami krisis ekonomi global. Membuat ratusan juta orang terancam di PHK," ungkap pria asal Sumatera itu.

Tifatul berharap, pelantikan Obama yang telah ditunggu-tunggu banyak orang di dunia ini bisa membawa perubahan. Tifatul juga berharap janji Obama untuk menarik pasukan AS dari Irak segera dilaksanakan.

"Kita sangat berharap agar kebijakan-kebijkan Obama lebih mendukung terwujudnya damai di muka bumi ini," ungkapnya.

Menurut Tifatul kiprah Obama di panggung politik AS juga akan mempengaruhi semangat calon pemimpin-pemimpin muda di seluruh dunia. Dalam usia muda Obama membuktikan bahwa orang muda bisa meraih kursi nomor satu di Gedung Putih.

"Disamping Obama akan menjadi presiden kulit hitam pertama di negeri Paman Sam tersebut, dia juga berusia Balita (bawah limapuluh tahun)," jelasnya.

No comments: