26 October 2009

BIADAB


Asww.Beginilah biadabnya perilaku bangsa yang terkutuk Yahudi Israel. Para pemukim Yahudi di Israel dapat dengan tenang dan leluasa menghamburkan-hamburkan air yang biasa mereka pakai untuk menyirami rumput di halaman rumah bahkan mengisi penuh kolam renang mewah milik mereka.

Namun di sisi lain air yang juga menjadi kebutuhan mendasar bagi warga Arab Palestina - mereka harus berjuang untuk mendapatkan hak akses ke sumber-sumber air untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari, seperti dilaporkan oleh sebuah kelompok HAM pada Senin kemarin (26/10).

Dalam laporan terbaru di Israel dan Wilayah Palestina, Amnesty International menuduh Tel Aviv telah membatasi hak untuk mengakses air bagi warga Palestina secara memadai dan Tel Aviv juga telah mengambil kendali penuh atas sumber daya air bersama serta menerapkan pelaksanaan kebijakan diskriminatif dan hanya memberikan hak terbatas bagi rakyat Palestina.

"Israel memberikan akses bagi warga Palestina hanya sebagian kecil dari sumber daya air yang tersedia, yang sebagian besar terletak di wilayah pendudukan Tepi Barat - sementara pemukim Israel bisa mendapatkan hak akses air hampir tak terbatas di sana," kata Donatella Rovera peneliti dari Amnesti Internasional dalam sebuah laporan.

Sebaliknya, Israel dan bahkan pemukim ilegal Yahudi yang tinggal di Tepi Barat diberikan pasokan air yang tidak terbatas, hal itu berarti 450.000 pemukim Israel dapat menggunakan air lebih banyak dari populasi warga Palestina yang jumlahnya mencapai sekitar 2,3 juta jiwa.

"Kolam renang, menyiram rumput di halaman rumah dan air untuk irigasi peternakan besar di pemukiman Israel dapat digunakan dan dihambur-hamburkan oleh para pemukim Israel dan sangat kontras dengan penduduk desa-desa Palestina yang bahkan harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan air domestik mereka," kata Rovera.

Laporan itu juga menggambarkan adanya penderitaan, baik fisik maupun keuangan, bagi bangsa Palestina yang menghadapi akibat pembatasan air dan menjelaskan bahwa rakyat Palestina harus menggunakan kembali air yang telah mereka pakai untuk memasak, mencuci dan sanitasi.

Antara 180.000 dan 200.000 warga masyarakat pedesaan Palestina di Tepi Barat tidak memiliki akses terhadap air mengalir, sementara di daerah lain sering terjadi kran air yang mati, kata laporan tersebut, dan situasi itu diperburuk lagi karena warga Palestina tidak diizinkan untuk mengebor sumur baru atau merehabilitasi sumur yang lama tanpa izin dari pemerintah Israel, bahkan lebih sering tidak mendapatkan izin.

Laporan yang berjudul "“Troubled Waters: Palestinians Denied Fair Access to Water,” juga mengungkapkan bahwa Israel menggunakan lebih dari 80 persen air dari Gunung akifer, sumber utama air bawah tanah untuk wilayah Israel dan Palestina, sementara rakyat Palestina dibatasi hak akses air mereka cuman sekitar 20 persen saja.

Amnesti mengatakan "kesenjangan" ini bahkan lebih terlihat jelas di beberapa wilayah di pemukiman Tepi Barat di mana pemukim Yahudi menggunakan hingga 20 kali lebih banyak air per kapita dibanding tetangga mereka Palestina yang untuk bertahan hidup saja warga Palestina hanya boleh menggunakan sekitar 20 liter (5,28 galon) air per kapita per hari.

Sementara itu di Jalur Gaza yang sudah lumpuh oleh blokade Israel dan Mesir, dan telah porak poranda oleh serangan 22-hari Israel, waduk tempat penyimpanan air, sumur, limbah jaringan dan stasiun pompa air telah rusak.

Sistem pembuangan telah rusak parah dan sumber air di Jalur Gaza yang merupakan satu-satunya sumber air tawar telah tercemar oleh pembuangan limbah kotor dan infiltrasi air laut, juga tercemar oleh limbah mentah.

Laporan itu juga menyerukan Israel untuk "mengakhiri kebijakan diskriminatif dan segera menghapus hak akses terbatas terhadap air bagi warga Palestina serta harus menciptakan adanya keadilan pengelolaan air dari sumber-sumber air bersama."

"Air adalah kebutuhan dasar dan hak, tapi bagi banyak warga Palestina bahkanmendapatkan air yang berkualitas rendah pun telah menjadi suatu kemewahan yang nyaris mereka tidak bisa membayarnya," kata Rovera.

22 October 2009

MENANG


Aswwrb.
Enam imam Muslim AS akan menerima kompensasi dari maskapai penerbangan AS, US Airways karena telah diperlakukan dengan tidak baik saat menggunakan maskapai penerbangan itu.

Kasusnya sendiri terjadi tahun 2006 lalu. Enam imam Muslim itu sedang dalam perjalanan dari Minnesota menuju Phoenix usai menghadiri sebuah konferensi, menggunakan maskapai US Airways dengan nomor penerbangan 300. Seperti penumpang lainnya, keenam imam itu menjalani pemeriksaan sebelum masuk ke ruang tunggu pemberangkatan dan dinyatakan aman.

Sambil menunggu pemberangkatan, tiga orang imam menunaikan salat. Tapi saat pesawat akan berangkat dan semua penumpang masuk ke pesawat, keenam imam itu tidak diijinkan naik. Tangan mereka malah diborgol dan digelandang ke sebuah tempat di bandara, kemudian diinterogasi selama lebih dari enam jam.

Pihak US Airways menurunkan mereka atas laporan seorang penumpang yang merasa curiga melihat keenam imam itu. Tapi setelah berjam-jam diinterogasi, kecurigaan itu tidak terbukti dan US Airways membebaskan mereka. Persoalannya, setelah itu, keenam imam kesulitan mendapatkan tiket untuk jadwal penerbangan selanjutnya karena tak satu pun maskapai penerbangan yang ada di bandara mau menjual tiketnya pada mereka.

Atas insiden tersebut, tahun 2007, mereka mengajukan gugatan hukum terhadap US Airways-maskapai penerbangan kelima terbesar di AS- atas tuduhan pelanggaran hak asasi karena telah menurunkan dan menahan mereka selama lebih dari enam jam.

Meski pihak US Airways hanya bersedia membayar kompensasi dan tidak mau menyatakaan permohonan maaf, ini merupakan "kemenangan" bukan hanya bagi keenam imam yang memperjuangkan keadilan tapi juga bagi perjuangan hak-hak sipil warga Muslim di AS.

Juru Bicara Council on American-Islamic Relations (CAIR), Ibrahim Hooper mengaku lega dan berharap kasus seperti ini tidak terulang lagi. "Kami melihat akhir kasus ini sebangai kemenangan bagi keadilan dan hak-hak sipil," kata Ibrahim.

Ia melanjutkan,"Kasus ini merupakan pesan bagi para awak maskapai penerbangan bahwa mereka harus sensitif dengan histeria anti-Muslim yang sampai hari ini masih marak di AS."

Sejak peristiwa serangan 11 September 2001, muncul apa yang disebut fenomena “flying while Muslim” , fenomena dimana Muslim selalu dicurigai saat menggunakan penerbangan komersial. Setelah kasus enam imam Muslim itu, banyak Muslim yang masih mengalami perlakuan buruk saat naik pesawat.

Awal tahun kemarin, sebuah maskapai penerbangan menurunkan satu keluarga Muslim terdiri dari 9 orang, dua diantaranya anak-anak, di Orlando. Beberapa penumpang mencurigai mereka hanya karena mendengar keluarga itu membicarakan soal tempat duduk yang aman di dalam pesawat.

Tahun 2007, 40 jamaah haji yang ingin pulang ke Detroit, terlunta-lunta di bandara Jerman setelah maskapai penerbangan Northwest menolak mereka naik ke pesawat.

21 October 2009

Kabinetbaru

Asww.4 Menteri PKS ,Mereka adalah Suswono (Menteri Pertanian), Salim Segaf Al Jufri (Menteri Sosial), Tifatul Sembiring (Menteri Komunikasi dan Informasi) dan Suharna Surapranata (Menteri Riset dan Teknologi)

PK-Sejahtera Online: Berikut susunan kabinet yang diumumkan Presiden SBY dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Rabu (21/10) malam.


MENTERI KOORDINATOR
1. Menko Politik Hukum dan Keamanan : Marsekal (Purn) Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian : Hatta Rajasa
3. Menko Kesra : R Agung Laksono
4. Sekretaris Negara : Sudi Silalahi

MENTERI DEPARTEMEN
1. Menteri Dalam Negeri : Gamawan Fauzi
2. Menteri Luar Negeri : Marty Natalegawa
3. Menteri Pertahanan : Purnomo Yusgiantoro
4. Menteri Hukum dan HAM : Patrialis Akbar
5. Menteri Keuangan : Sri Mulyani
6. Menteri ESDM: Darwin Saleh
7. Menteri Perindustrian : MS Hidayat
8. Menteri Perdagangan : Mari E. Pangestu
9. Menteri Pertanian : Suswono
10. Menteri Kehutanan : Zulkifli Hasan
11. Menteri Perhubungan : Freddy Numberi
12. Menteri Kelautan dan Perikanan : Fadel Muhammad
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Muhaimin Iskandar
14. Menteri Pekerjaan Umum : Djoko Kirmanto
15. Menteri Kesehatan : Endang Rahayu Sedyaningsih
16. Menteri Pendidikan Nasional : Mohammad Nuh
17. Menteri Sosial : Salim Segaf Al Jufri
18. Menteri Agama : Suryadharma Ali
19. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata : Jero Wacik
20. Menteri Komunikasi dan Informatika : Tifatul Sembiring

MENTERI NEGARA
1. Menteri Riset dan Teknologi : Suharna Suryapranata
2. Menteri Koperasi dan UKM : Syarifudin Hasan
3. Menteri Lingkungan Hidup : Gusti Muhammad Hatta
4. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari Gumelar
5. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara : E.E Mangindaan
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal : Ahmad Helmy Faishal Zaini
7. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas : Armida Alisjahbana
8. Menteri BUMN : Mustafa Abubakar
9. Menteri Pemuda dan Olahraga : Andi Alfian Mallarangeng
10. Menteri Perumahan Rakyat : Suharso Manoarfa

PEJABAT SETINGKAT MENTERI
1. Kepala BIN: Jenderal (Purn) Sutanto
2. Kepala BKPM: Gita Wirjawan
3. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto

19 October 2009

Republika Online - Menarik Garis Tipis antara Menyayangi dan Memanjakan

Republika Online - Menarik Garis Tipis antara Menyayangi dan Memanjakan

Shared via AddThis

Republika Online - Dua Mantan Presiden tak Hadiri Pelantikan

Republika Online - Dua Mantan Presiden tak Hadiri Pelantikan

Shared via AddThis

Tegang


Ketegangan antara pasukan Israel dan rakyat Palestina telah mereda ketika beberapa ratus orang Muslim Palestina terus menduduki Masjid Al-Aqsa dan tak sedetikpun meninggalkannya.

Konfrontasi antara Palestina dan Israel di Yerusalem dan melibatkan Masjid Al Aqsa dimulai ketika Israel menangkap pemimpin Gerakan Islam, Raed Shaleh. Polisi Israel menuduh Salah yang melancarkan "perang agama" dan mengatakan ia bersalah dari "penghasutan dan hasutan".

Raed Salah meminta rakyat Palestina untuk terus berada di dalam dan sekitar Al-Aqsa untuk "melindungi dari makar Yahudi." Selama bentrokan yang sudah terjadi lebih dari seminggu ini, tentara dan polisi Israel telah menangkap ratusan orang Palestina. Puluhan tentara Israel luka-luka. Namun kekejaman tentara Yahudi bukan hanya di Al Aqsa saja, juga merembet ke beberapa kamp pengungsi dan kota-kota di Tepi Barat di mana ribuan orang Arab bergabung solidaritas demonstrasi di Gaza, Suriah, Mesir dan Yordania.

Kemarahan rakyat Palestina dipicu karena ratusan ekstremis Israel mencoba memasuki Haram, di mana Masjid Al-Aqsa berada. Para Yahudi itu merayakan Yom Kippur dan Sukkot . Beberapa ekstremis ingin menghancurkan masjid. Kemarahan ini diperburuk ketika para penduduk Gaza ditolak masuk ke Yerusalem untuk beribadah di mesjid. Hanya perempuan saja yang diperbolehkan masuk.

Keteganan sedikit mereda setelah intervensi Duta Besar Yordania di Tel Aviv. Pemerintah Israel setuju berjanji bahwa umat Islam akan diizinkan masuk dan memiliki akses bebas ke Al-Aqsa. Ehab Jallad, koordinator Komite Populer Perayaan Yerusalem sebagai Ibukota Kebudayaan Arab untuk 2009, yang bekerja sama dengan Waqf Islam yang mengurus Masjid Al-Aqsa, melihat ini sebagai kemenangan.

"Ini adalah pertama kalinya sejak pendudukan Israel pada 1967 Yerusalem Timur bahwa umat Islam tinggal di masjid selama satu minggu dan mencegah Ekstremis Yahudi masuk. Kami berencana untuk mengorganisir rakyat di masa depan untuk mencegah upaya lebih lanjut pengambilalihan, " terang Jallad kepada IPS.

Dalam sebuah wawancara dengan IPS tidak lama sebelum ia ditangkap Israel, Syeikh Raed Salah mengatakan bahwa pemerintah Israel sebelumnya telah memberitahu beberapa rekan-rekannya bahwa masjid akan dibagi. "Ini adalah garis merah. Kami tidak akan membiarkan orang-orang Israel untuk mengambil alih Haram. Jika kita harus memilih antara syahid dan kehilangan Haram, kami memilih yang pertama," tegas Salah.

Arkeolog Israel telah melakukan penggalian ekstensif di masjid Al Aqsa, dan tentu saja penggalian itu mengancam rumah orang Muslim yang tinggal di dekatnya. Penggalian dilakukan di bawah masjid, pertama kali pada tahun 1996. Raphael Greenberg, profesor arkeologi di universitas Tel Aviv, mengatakan penggalian Israel sekarang adalah bermotif politik.

"Seperti biasa selama liburan Yahudi, Israel telah publik kebanjiran dengan laporan 'penemuan yang mengagumkan' dalam penggalian di Yerusalem," katanya. "Sebagian besar penelitian arkeologi di Yerusalem sedang didorong oleh tekanan dari tertarik politik kelompok dan individu dengan tujuan 'membuktikan' hak sejarah kami di kota atau daerah kliring untuk konstruksi. "

Kota Yerusalem memiliki izin bangunan terbatas untuk orang Palestina, sedangkan hampir 200.000 pemukim Yahudi dengan sewenang-wenang mendirikan pemukiman di situ.

15 October 2009

DAMAISAJA


Aswwrb.

Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP Taufik Kiemas mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tak bisa menolak jika ada kader partainya diminta masuk kabinet. Tapi dia menegaskan, kader itu harus diminta.

''Apalagi untuk kepentingan bangsa dan negara ini. Tapi, harus diminta dulu,'' tegas Taufik, Kamis (15/10). Bagaimanapun, kata dia, Megawati adalah mantan Presiden dan paham betul apa itu sistem presidensiil yang dianut Indonesia. ''Dulu kan dia yang nelpon-nelponin,'' imbuh dia.

Taufik mengatakan sudah ada komunikasi soal kabinet. ''Mulai dari layer yang paling bawah sudah ada komunikasi,'' kata dia. Komunikasi itu, menurut Taufik akan terus diintensifkan dalam dua tiga hari mendatang.

Menanggapi pernyataan SBY soal belum ada nama calon menteri yang masuk dari PDIP, Taufik mengatakan pihaknya tak pernah menyatakan negatif. ''Kami tak pernah tidak positif. Silahkan sebelah sana tidak positif, kami positif,'' kata dia. Upaya semacam ini, imbuh Taufik, tidak bisa rampung sehari dua hari. ''Perlu ketekunan, usaha,'' kata dia.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Pramono Anung Wibowo mengakui sudah ada komunikasi partainya dengan Partai Demokrat terkait pengisian kursi kabinet. Butuh waktu untuk pematangan. Sepanjang proses itu, Pramono mengatakan hanya pernyataan Ketua Umum dan Sekjen PDIP yang bisa dianggap mewakili suara partai.

''Jujur kami katakan, selama ini sudah terjalin komunikasi antara PDI Perjuangan dan Demokrat. Namun untuk menentukan sikap semua perlu dimatangkan,'' kata Pramono, Rabu (14/10). Dia meminta semua kalangan bersabar menanti kepastian sikap itu dalam dua hingga empat hari ke depan.

Pramono membantah pernyataan salah satu pengurus partainya yang menyatakan bahwa Megawati bersikukuh mengambil sikap oposisi. ''Saat ini yang berhak menyatakan (posisi politik PDIP) itu hanya Ketua Umum dan Sekjen. Siapapun yang mengatasnamakan partai berbicara tentang itu, tidak perlu dibicarakan,'' tepis dia.

Menurut Pramono, kalaupun ada kader PDIP masuk kabinet, maka orang itu pun harus mengantongi restu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. "Sekalipun baru diajak bicara, harus mendapat persetujuan Ketua Umum,'' tegas dia.

Pramono pun menepis pendapat yang menyatakan Megawati menutup rapat kemungkinan kader PDIP masuk kabinet. ''Ibu sangat menghormati sistem presidensial yang tidak pernah mengatur adanya koalisi atau oposisi,'' ujar dia.

12 October 2009

Ismailhanyah



Aswwrb.
أكدت حكومة الوحدة الوطنية الفلسطينية في قطاع غزة برئاسة إسماعيل هنية أنَّ خطاب رئيس السلطة المنتهية ولايته محمود عباس إمعانٌ في الخطيئة وادعاءاتٌ باطلة، ولا ينمُّ عن روح تصالحية، فيما انتقدت 35 منظمةً فلسطينيةً في أوروبا بشدة الخطاب الذي أدلى به عباس مساء أمس الأحد، مؤكدةً أنَّه "محاولةٌ للتهرُّب من مسئوليته المباشرة في فضيحة إرجاء "تقرير جولدستون".

وقال طاهر النونو الناطق باسم الحكومة في بيان له في وقت متأخر من مساء الأحد: "في محاولة جديدة لخداع الرأي العام، وللخروج من دائرة الأزمة؛ شنَّ محمود عباس هجومًا حادًّا على الشعب الفلسطيني وممثليه الشرعيين، مستعينًا بما جاد عليه مَن حوله بعبارات تقلب الحقائق، وتزيِّف الوقائع، وتعبِّر عن مخبأ الضغائن والأحقاد الشخصية التي فاضت من هذا الخطاب التوتيري الذي أطلَّ به على شاشات الفضائيات".
وأشار إلى أنَّ الشعب الفلسطيني توقَّع من عباس اعتذارًا واضحًا وجليًّا على جريمة طلب سحب "تقرير جولدستون" من التصويت في مجلس حقوق الإنسان، خاصةً أنَّه (عباس) شكَّل لجنة تحقيق في ملابسات سحب التقرير.

ولفت إلى أنَّه بدأ اليوم أكثر إصرارًا وتبريرًا لهذه الجريمة التي أدانها الفلسطينيون من الفصائل كافةً ومن الأمة العربية والإسلامية، قادةً وشعوبًا، ومن مؤسسات المجتمع المدني ودول غربية وشخصيات دولية، مثل (المنسق الأممي لحقوق الإنسان) ريتشارد فولك وغيره، بل شنَّ هجومًا على منتقديه، محاولاً تغيير الوقائع التي جرت في مجلس حقوق الإنسان، والتي بات يعرفها القاصي والداني، ومتجاوزًا حتى اللجنة التي شكَّلها قبل أيام، وأكد النونو أنَّ كثيرًا ممَّا ورد في خطاب عباس به مغالطاتٌ مكشوفةٌ وواضحةٌ للعيان.

من جهتها انتقدت خمسة وثلاثون منظمة فلسطينية في أوروبا بشدة الخطاب الذي أدلى به عباس، وأكدت أنَّه "محاولةٌ للتهرُّب من مسئوليته المباشرة في فضيحة إرجاء "تقرير جولدستون" الذي يدين الاحتلال الصهيوني بصورة غير مسبوقة بارتكاب جرائم حرب ضد قطاع غزة".

وقال الدكتور عرفات ماضي، منسق المؤسسات الـ35 الموقِّعة على بيان المطالبة بعزل عباس من منصبه، على خلفية موقفه من "تقرير جولدستون"، في بيان اليوم الإثنين: "إنَّ تصريحات محمود عباس التي وردت في خطابه، وبرَّرت تأجيل "تقرير جولدستون"؛ تشكِّل استهتارًا بالمواقف الفلسطينية الشعبية في الداخل والخارج، إلى جانب مواقف المؤسسات الحقوقية الدولية التي عبَّرت عن صدمتها واستهجانها لموقفه من التقرير"، مشددًا على أنَّه "لا يجب ازدراء الناس إلى هذا الحد".
وأكد ماضي أن المنظمات الفلسطينية في أوروبا كانت تتوقع موقفًا جريئًا من عباس؛ بأن يتضمن خطابه اعترافًا بالخطأ وتصحيحه، رغم اعتراف مختلف أقطاب القيادة الفلسطينية وحركة "فتح" بذلك، مشددًا على ضرورة أن يتحمَّل عباس المسئولية المباشرة عما جرى في جنيف.

وطالب منسق المؤسسات الفلسطينية في أوروبا بتشكيل لجنة محايدة للتحقيق في ملابسات "فضيحة إرجاء "تقرير جولدستون"، التي تمَّت بطلب رسمي من السلطة الفلسطينية"، معتبرًا أن حديث عباس عن تشكيل لجنة تحقيق فيما حدث- رغم نفي تشكيلها من قِبل مندوب فلسطين في الأمم المتحدة- أمرٌ مستغربٌ، لا سيما إذا كان عباس يرى أنه لا يوجد خطأٌ في القرار".

Pksejahtera


Aswwrb.
Namun komisi dan badan yang mana belum diketahui karena harus dimusyawarahkan.
- Partai Keadilan Sejahtera mendapat jatah memimpin satu komisi dan satu badan kelengkapan di Dewan Perwakilan Rakyat. Namun belum diketahui komisi atau badan apa yang akan dipimpin.

"Kalau memang tidak ada perubahan, PKS dapat jatah memimpin satu komisi dan satu badan," kata Hubungan Masyarakat Fraksi PKS di DPR, Ahmad Mabruri, dalam perbincangan dengan VIVAnews, Senin 12 Oktober 2009.

Namun jatah ini masih terbuka kemungkinan untuk berubah karena masih dibahas dalam Rapat Konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi hari ini. Komisi dan badan apa yang dipimpin juga tergantung dari kesepakatan nanti. "Tunggu tiga fraksi terbesar mendapat komisi apa, baru setelah itu PKS," kata Mabruri.

Hari ini, sembilan fraksi di DPR bertemu dengan pimpinan DPR untuk menentukan jumlah komisi dan mitra komisi. Kemudian mereka juga membahas jumlah alat kelengkapan dan komposisi pimpinan alat kelengkapan dari tiap-tiap fraksi.

Berdasarkan Peraturan DPR yang diterbitkan pada periode lalu, komisi untuk periode 2009-2014 ditentukan berjumlah 15 atau bertambah dari 11 yang ada sebelumnya. Kemudian terdapat enam badan kelengkapan.

Aswwrb
Perang AS di Afghanistan yang berlangsung selama delapan tahun lebih, gagal total. AS tidak berhasil mencapai tujuan militer maupun tujuan sipilnya di Afghanistan, padahal perang telah merenggung puluhan ribu nyawa baik di pihak rakyat Afghanistan maupun tentara AS.

Surat kabar New York Times edisi Minggu (11/10) menurunkan laporan tentang kegagalan AS dalam mencapai target-target sipilnya di Afghanistan. Misalnya, memberantas korupsi yang merajalela di kalangan pejabat pemerintahan Afghanistan, gagal memciptakan pemerintahan dan sistem hukum yang berfungsi dengan baik dan gagal melatih kekuatan kepolisian di negeri itu.

Mengutip pernyataan sejumlah pejabat AS yang mengatakan, banyak institusi sipil di Afghanistan yang kondisinya makin buruk, seburuk kondisi keamanan di negeri itu, sejak sejak Presiden Barack Obama mengumumkan tentang rencana-rencananya di sektor sipil untuk menunjang kebijakan Obama mengerahkan 17.000 pasukan tambahan ke Aghanistan, tujuh bulan yang lalu.

Menurut para pejabat itu, Afghanistan sekarang menjadi wilayah yang sangat berbahaya. Banyak pekerja bantuan sosial yang tidak bisa keluar dari ibukota Afghanistan, Kabul untuk memberikan bimbingan bagi para petani di desa-desa di luar ibukota. Padahal, bantuan pertanian menjadi salah satu janji Obama untuk lebih memberdayakan sektor-sektor sipil di Afghanistan. Obama juga berjanji akan lebih banyak mengirim tenaga sipil untuk bekerja di Afghanistan.

Seorang pejabat militer senior mengatakan, terhambatnya pemberdayaan sipil di Afghanistan salah satunya karena hukum yang lemah di negeri itu, karena makin menguatnya pengaruh Taliban yang menerapkan sistem hukumnya sendiri. Menurut pejabat tersebut, penduduk Afghanistan di daerah-daerah pedalaman banyak yang lebih mendukung sistem hukum Taliban.

Dalam laporan tentang perkembangan di Afghanistan, para pejabat AS yang tidak mau disebut namanya juga mengungkapkan bahwa Obama tidak sabar untuk melihat kemajuan yang dicapai di sektor sipil di Afghanistan. "Bapak presiden tidak puas melihat kondisi sekarang," kata salah satu dari mereka.

Sejak invasi AS ke Afghanistan tahun 2001, Washington mengalokasikan dana sekitar 13 milyar dollar untuk membantu rakyat sipil di Afghanistan. Namun laporan Departemen Pertahanan bulan Januari lalu menyebutkan bahwa Kementerian Keuangan Afghanistan bertanggung jawab atas ketidakjelasan jumlah dan penggunaan dana bantuan yang selama ini diberikan oleh dunia internasional.

Yang jelas, perang AS di Afghanistan makin tak jelas dan jumlah korban di kalangan rakyat sipil terus berjatuhan. Saat ini, AS sudah menempatkan sekitar 100.000 pasukannya di Afghanistan tapi belum juga mampu mematahkan perlawanan Taliban. Sementara data PBB menyebutkan, dalam enam bulan pertama tahun 2009, jumlah korban tewas dari warga sipil Pakistan sudah mencapai 1.500 orang, meningkat 24 persen dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama

30 September 2009

NORDINMTOP

Jakarta - Keraguan masyarakat akan kebenaran jenazah teroris yang tewas di Solo adalah Noordin M Top mulai muncul. Untuk menjawab keraguan itu, PKS pun menyarankan akan segera dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF) independen untuk mengecek jenazah Noordin.

"Kalau memang valid keluarga Noordin ragu dengan ciri-ciri teroris di Solo itu, saya usulkan dibentuknya tim pencari fakta yang independen untuk mengumpulkan fakta-fakta di lapangang untuk mengusut kebenaran jenazah siapa itu," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Soeripto kepada INILAH.COM, Jakarta, Rabu (30/9).

Menurutnya, bila memang keluarga Noordin di Malaysia merasa ragu dengan ciri-ciri yang disampaikan Polri, maka sebaiknya keluarga menolak saja. Dan kalau itu terjadi, maka hal itu merupakan bagian dari rekayasa besar yang dilakukan kepolisian Indonesia.

"Ini adalah bentuk rekayasa Polri. Masak kalau itu bukan Noordin harus diakui keluarga itu Noordin? Sebab kalau begitu akan banyak informasi yang disampaikan kepada presiden menyesatkan. Kalau semua informasi rekaysa seperti ini kan Indonesia juga yang rugi," katanya.

Sebelumnya, Direktur Pusat Studi Intelijen dan Kemanan Nasional (SIKNAL) Dynno Creesbon menyatakan, ciri-ciri yang disampaikan Polri berbeda jauh dengan yang dimiliki dan pengakuan kerabat Noordin. Ia mengatakan, gembong teroris asal Malaysia itu memiliki bekas luka di alis mata kiri.

"Selain itu, gigi ginsul, mata agak terbeliak (melotot), kedua alisnya terangkat, tidak memiliki bulu tangan dan ada bekas luka di pinggul kiri," katanya mengutip pernyataan mantan ajudan Noordin yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sedangkan ciri-ciri lainnya, atau berdasarkan kebiasaan sehari-hari, lanjutnya, Noordin selalu dikawal 4 ajudan. Dalam perpindahannya ke berbagai tempat, Noordin selalu disiagakan sedikitnya 4 kendaraan roda dua.

"Selalu menggunakan rompi bom, dan tidak pernah menggunakan HP serta tidak pernah menggunakan laptop. Noordin juga tidak pernah bersembunyi dengan DPO polisi," tuturnya

17 September 2009

Propokasi


Asww
Jamaah di Masjid Aqsha suci pada hari Rabu (15/9) dihadapkan sekelompok fanatik dari 20 pemukim Yahudi yang menyerbu tempat suci itu. Mereka dikawal oleh keamanan Israel.

Sumber-sumber lokal di kota mengatakan bahwa para jamaah tidak mengizinkan para Yahudi untuk menjelajah situs suci mereka dan memaksa keamanan mengevakuasi mereka.

Jamaah menggambarkan hal itu terjadi pada hari ketika umat Islam berduyun-duyun ke Masjid Al Aqsa untuk mengamati Lailat Al-Qadr atau malam wahyu dalam bulan suci Ramadhan. Atau kurang lebih tengah melakukan itifak di 10 hari terakhir Ramadhan ini. Kejadian ini menyulut kemarahan orang-orang Palestina dan orang Yahudi jelas dan nyata "menantang terang-terangan perasaan Muslim".

Mereka mengatakan bahwa otoritas penjajah Israel dan fanatik Yahudi ingin melancarkan maksud jahat mereka untuk mengotori tempat suci tersebut

14 September 2009

Gerah


Asww.
Kaum Yahudi seluruh dunia boleh gerah dan mencak-mencak dengan hal ini, pasalnya kebanyakan negeri-negeri Muslim khususnya di kawasan Timur Tengan - pada bulan Ramadhan ini menyiarkan siaran yang banyak mengecam Israel dan Yahudi.

Umat Islam seluruh dunia menjalankan ibadah puasa selama siang hari di bulan Ramadhan dan mereka akan berkumpul di rumah pada sore hari untuk berbuka puasa bersama. Kementrian propaganda Arab memanfaatkan potensi besar penonton ini untuk menyiarkan acara TV dengan berbagai program utama mereka termasuk di dalamnya program acara TV yang diproduksi secara khusus terkait tentang anti-Israel.

Program khusus tentang Israel dan Yahudi menduduki peringkat teratas di antara media-media Arab, dan setiap tahun stasiun-stasiun TV yang dikontrol oleh pemerintah di seluruh Timur Tengah menyiarkan program siaran yang bertema seputar pengkhianatan yang dilakukan oleh Israel atau Yahudi terhadap umat Islam dan dunia pada umumnya.

Menurut lembaga peneliti media Timur Tengah (MEMRI), yang biasa memonitor media-media di dunia Arab, menyatakan bahwa untuk tahun ini Iran telah menyiarkan sebuah program acara berseri yang diprduksi oleh Suriah yang berjudul "Al-Shatat".

Dalam acara "Al-Shatat" diceritakan bagaimana para bankir Yahudi terutama keluarga Rothchilds - datang untuk mendominasi perbankan internasional dan dunia. Dengan mengucapkan beberapa baris karakter khas dari Yahudi seperti : "Semua bangsa-bangsa yang tidak menerima keyakinan Yahudi harus di musnahkan dan di hancurkan, dan "kita telah diberikan kehormatan yang tak tertandingi - untuk mendominasi dunia, dengan menggunakan kapital, ilmu pengetahuan, politik, dengan cara membunuh atau menggunakan taktik-taktik licik lainnya,".

Serial dokumenter "Al-Shatat" yang berjumlah 30 episode ini terbukti menarik dan menjadi peringkat tertinggi di negara-negara Arab di seluruh Timur Tengah termasuk Yordania.

Sedangkan di Mesir, tak kurang dari lima serial TV baru yang disiarkan di TV Mesir tahun ini berputar di sekitar Israel dan Yahudi. Salah satunya berjudul "The Spy Wars" yang bercerita tentang Samia Fahmy, seorang Mesir yang diduga direkrut oleh Mossad, tapi malah "ditipu" oleh orang-orang Israel yang mencoba untuk merekrut dia dan akhirnya membawa dirinya ditangkap oleh aparat Mesir.

Serial TV yang lain, yang berjudul "My Heart is My Proof" bercerita tentang seorang penyanyi Yahudi kelahiran Mesir bernama Layla Murad, dia menjadi bintang terkenal Mesir, namun tuduhan bahwa dia diam-diam mendukung Israel, membuat kepopulerannya jatuh di banyak dunia Arab. Program lain, "The Second Gate," bercerita tentang seorang ibu yang anaknya diculik dan dibawa ke Israel

Kursi


Asww.
Penekanan itu pada pernyataan SBY soal jaminan kursi di kabinet bagi partai koalisi.
Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjamin partai koalisi pendukung SBY-Boediono akan masuk dalam kabinet. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak kaget atas pernyataan itu.

"Kami pegang omongannya (SBY). Karena, pemimpin itu yang dipegang pernyataannya," kata juru bicara PKS, Ahmad Mabruri, dalam perbincangan dengan VIVAnews, Minggu, 13 September 2009 malam.
Pernyataan yang dimaksud Mabruri terutama adalah yang sudah disampaikan SBY dalam acara syukuran dan buka puasa bersama 24 partai koalisi. Penekanan itu pada pernyataan SBY soal jaminan kursi di kabinet bagi mitra koalisi.

"Yang jelas, koalisi sudah berjuang bersama dan melanjutkan pembangunan," ujar dia. Dengan pernyataan SBY di hadapan mitra koalisi itu, PKS semakin yakin akan komitmen yang telah disepakati sejak awal.

Apakah PKS semakin tenang akan dapat kursi di kabinet? "Dari dulu, kami selalu tenang. Kami tidak pernah grasa-grusu," ujar Mabruri.

Sebelumnya, SBY secara tidak langsung menjamin para mitra koalisi yang telah berjuang sejak awal, akan mendapat kursi di kabinet berikutnya. Karena, kebersamaan yang dirajut sejak awal akan terus dilanjutkan.

"Kita bersepakat telah berjuang bersama-sama. Insya Allah kita akan melanjutkan kebersamaan mendatang," kata SBY dalam acara syukuran dan buka puasa bersama.

Menurut SBY, banyak yang bertanya kepada dirinya, kebersamaan itu diwujudkan dalam bentuk apa.

"Pertama jelas, kebersamaan di DPR, DPRD, dan DPD. Kedua, kebersamaan di kabinet. Baik pusat maupun pemerintahan daerah," ujar SBY yang disambut antusias peserta yang hadir

09 September 2009

UNIVERSITAS


Asww.
Universitas Al-Azhar memecat sekitar 450 mahasiswanya. Kebanyakan mahasiswa yang dikeluarkan oleh pihak universitas adalah anggota gerakan Ikhwanil Muslimin.

Kepala Departemen Kemahasiswaan, Mohammed Abdul Rahim yang mengumumkan pemecatan itu mengatakan, universitas juga menolak permohonan mereka agar tetap bisa tinggal di penginapan universitas di kawasan Nasr City karena berdasarkan penyelidikan aparat intelijen Mesir, para mahasiswa itu terlibat dalam aktivitas politik.

Rahim menambahkan, ada dua daftar mahasiswa yang dikeluarkan dari universitas Al-Azhar. Daftar pertama berisi nama-nama mahasiswa yang dikeluarkan karena dianggap melakukan pelanggaran disiplin universitas dan daftar kedua berisi nama-nama mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas politik.

Situs Al-Azhar Di-Hack

Sementara itu, para pengunjung situs universitas Al-Azhar sepanjang hari Minggu kemarin tidak bisa mengakses informasi tentang Islam yang ada di dalam situs tersebut. Situs itu di-hack dan halamannya diganti dengan sebuah alamat jaringan baru bertuliskan “sovalye-starturk” . Uniknya, kalangan Ikhwanul Muslimin yang pertama kali menginformasikan bahwa situs Al-Azhar-situs rujukan Muslim Sunni di berbagai negara yang ingin mengetahui tentang Islam-dihack orang.

Menurut Ikhwanul Muslimin, kejahatan cyber di Mesir sudah sering menimpa sejumlah situs penting di negeri itu. Bulan Agustus lalu, para hacker merusak situs Universitas Alexandria termasuk data finansial universitas universitas tersebut. Akibatnya, pihak universitas kehilangan data finansial mereka selama tiga bulan terakhir.

Pelakunya yang mengaku sebagai orang Mesir meninggalkan pesan bertuliskan "Saya sangat mencintai Mesir, tapi tidak orang-orangnya ... tapi Mesir adalah tempat asal saya, tempat saya dilahirkan." Mereka juga mengatakan sengaja meng-hack data finansial Universitas Alexandria karena sekolah itu telah menghabiskan dana triliunan pound selama periode itu.

Para analis di Mesir mengatakan, tindakan itu merupakan gaya baru yang muncul di Mesir sebagai cara untuk mengungkap praktek-praktek korupsi di sejumlah insitusi negeri itu dan masyarakat tidak akan marah dengan tindakan para hacker yang dianggap telah menunjukkan "betapa mengerikannya pengelolaan negara Mesir."

08 September 2009

Ramadanpanasthnajranbaru


"الصيف، رمضان، العيد والمدارس.. كلاكيت تاني مرة".. تتوالى المناسبات المتعاقبة على المواطن المصري البسيط لتثقل كاهله بمزيد من الأعباء، وتضعه في موقف حرج، لا يتمكن فيه من تدبير تلك المتطلبات، خاصةً مع الزيادة الجنونية في أسعار السلع والخدمات مقابل تدني مؤشر الأجور والمرتبات.

فقبل أن ينقضي موسم المصايف أقبل شهر رمضان الكريم مع المصاريف التي تثقل بها الأسرة ميزانيتها في الياميش وخلافه، قبل أن يأتي عيد الفطر المبارك وما يحتاجه من "كحك" و"عيديات"، ويعقبه موسم المدارس ومستلزماته الدراسية والمصاريف المدرسية والدروس الخصوصية.

وتؤكد الإحصائيات الرسمية أن المصريين ينفقون ما لا يقل عن 6 مليارات جنيه في موسم المدارس والجامعات، من بينها 201 مليار جنيه تضيع على الدروس الخصوصية فقط, فضلاً عن 650 مليون جنيه يلتهمون 66 ألف طن من كحك العيد، ما سيتضاعف هذا العام بفضل زيادة أسعار الدقيق والمسلي والزيوت والسكر.

فهل تستطيع الأسرة المصرية الصمود أمام أعاصير المواسم وموجات ارتفاع الأسعار فيها؟ وما الخطط المعدة في البيوت لتفادي ذلك؟ وما الروشتة التي يصفها الخبراء والمتخصصون لحل الأزمة؟
(إخوان أون لاين) يجيب عن تلك الأسئلة وأكثر في سطور التحقيق التالي:

أين الحل؟!

في بداية جولتنا قابلنا نعيمة محمد السيد (ربة منزل) وسألناها عن كيفية الموازنة بين مصاريف المناسبات المتعاقبة، فقالت: "للسنة التانية مش هنعرف نوفق بين مصاريف رمضان والعيد والمدارس، إحنا اقترضنا السنة اللي فاتت علشان نوفر المصاريف ومش عارفين هنعمل إيه في الظروف دي؟".

وطالبت الحكومة بخيارين؛ إما زيادة المرتبات أو تخفيض الأسعار لرفع المعاناة عن المواطنين ومساعدتهم قليلاً على مواجهة تلك الأزمة.

وتقول سنية أحمد مصطفي (مدرسة) "نحن من ضمن آلاف الأسر التي تستعد لهذه الأيام منذ فترة طويلة، منذ نهاية العام الدراسي الماضي بعمل بعض الجمعيات؛ حتى نستطيع تدبير مصاريف الدراسة للأولاد بجانب مصاريف شهر رمضان والعيد".

السلبية

من جانبه يرى أحمد حسين (محام) أن الشعب المصري شعبٌ سلبي لا يستطيع رفض غلاء الأسعار، "وبالتالي ستستمر زيادة الأسعار ويستمر انخفاض دخول الأفراد ولا يوجد حلٌّ؛ لأن سياسة الحكومة ليس لها معالم واضحة في حل المشكلات التي يعاني منها المواطن، ولا تقوم بمدِّ يد العون للشعب لتقديم بعض السلع الاستهلاكية أو بعض الملابس بأسعار مخفضة للأسر الكادحة".

وعلى عكس ما سبق تقول ليلى محمود (ربة منزل) إنها تكيِّف أسرتها مع الظروف المتاحة لها ولا تقوم بتحميل نفسها أكثر من طاقتها، مؤكدةً أن قدوم المناسبات في آن واحد لا يسبب لها أي مشكلة؛ لأنها تفكر بنظرة عملية للواقع.

ولتوضيح ذلك أكثر تقول: "بدل ما نشتري هدوم جديدة في المدارس نستخدم الهدوم بتاعت السنة اللي فاتت، أو نجيب طقم واحد في العيد بدلاً من كذا طقم، ونمشِّي حذاء العيد في المدارس، وهكذا".

أولويات

ويقول ياسر إبراهيم (موظف) إنه يقوم بوضع أولويات لهذه المناسبات، مثل شراء ملابس العيد وتغطية مصاريف شهر رمضان أولاً، والاستغناء عن المصيف؛ لأن الميزانية في رمضان تكون ضعف الميزانية العادية فى الشهور الأخرى، وبالتالي المرتب لا يكفي مما يجعله يلجأ إلى عمل جمعيات شهرية.

ويضيف أن تعاليم الإسلام علمتنا الاقتصاد في كل شيء مثلما قال الله تعالى ﴿وَلا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَى عُنُقِكَ وَلا تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًا مَحْسُورًا (29)﴾ (الإسراء).

الكماليات

"لماذا لا يستغنى الناس عن الأشياء الكمالية ويهتموا بتوفير المطالب الأساسية فقط ؟"، هذا ما بدأ به الدكتور على حافظ منصور أستاذ الاقتصاد بجامعة القاهرة حديثه، موضحا أن مشكلة العادات والتقاليد في بلدنا تؤثر على زيادة الأنفاق، مثل ياميش رمضان وكحك العيد.

وأشار إلي أن الفوارق الطبقية بين المواطنين تعمل علي زيادة الأزمة، وخاصة عند قدوم العام الدراسي لأن الآباء يُفرض عليهم شراء ملابس جديدة لأولادهم حتي لا ينظرون لغيرهم، "فهذه أشياء لا نستطيع أن نغيرها لأنها توارثت من الأجداد إلى الأبناء".

وطالب د.منصور الأسر المصرية بالتوقف عن ظاهرة الاستهلاك المظهري، وأن ينفق كل فرد على قدر إشباع احتياجاته الأساسية بقدر الإمكان لمواجهة تداعيات الأزمة.

3 طرق!

وأرجع الدكتور محمد النجار الخبير الاقتصادي أزمة المصريين في رمضان والمواسم المتتالية إلى خلل هيكل الأجور؛ حيث لا تتناسب بأي شكل من الأشكال مع الارتفاع المتزايد في الأسعار، والذي لا تستطيع الحكومة السيطرة عليه.

وأشار إلي أن الفترة ما بين شهري أغسطس وأكتوبر من كل عام فترة عصيبة على ميزانية الأسرة المصرية، وخاصةً الطبقة الكادحة التي تتطلب تدبير احتياجاتهم ليجتازوا هذه الأزمة.

وأضاف أن المواطن المطحون في هذه الحالة ليس له أمامه إلا 3 حلول يختار بينها، إما أن يستجيب لمتطلبات الأسرة باستدانة المبالغ المطلوبة، أو يحرم نفسه وأسرته حرمانًا مطلقًا من أشياء مهمة، أو أنه يلجأ إلى الطرق غير المشروعة أو وسائل الدخل التي تعتمد على "الفهلوة"؛ للحصول على دخل كافٍ له ولأسرته، ومنها الرشوة.

أزمات مفتعلة

وتختلف زينب الأشوح أستاذ الاقتصاد بجامعة الأزهر حول الأزمة المالية التي يعاني منها المواطنون من جرَّاء توالي المناسبات، مؤكدةً أن المواطن هو الذى يضع نفسه في هذه الأزمة "المفتعلة"، التي من الممكن تحويلها إلى ظاهرة إيجابية باستغلال المناسبات استغلالاً صحيحًا مثل أن يكون الصيف فرصةً للعمل أو ممارسة الهوايات الإيجابية للإعداد للمستقبل الوظيفي.

وأضافت أن الأسرة لا بد أن تقوم بعمل مشاريع صغيرة تجلب لهم دخولاً إضافيةً بجانب الدخول الثابتة لهم لمواجهة زيادة المصاريف، خاصةً مع ثبات الأجور وارتفاع السعار بشكل جنوني.

وتساءلت قائلةً: "لماذا يخرج الناس إلى المصايف بمبالغ مرتفعة؟ على الرغم من أنه يمكن أن نجعل من بيوتنا مصيفًا ونوفر تكاليفه بأكثر من وسيلة، مثل شراء حمام السباحة البلاستيك، أو الخروج إلى بعض الحدائق لقضاء الأوقات بها".

وأوضحت أن شهر رمضان من المفترض أنه شهر اقتصادي؛ لأن الله تبارك وتعالي قال ﴿إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا (27)﴾ (الإسراء)، مضيفةً أن رمضان يساعد على ذلك؛ لأن الصائم يتناول وجبتين فقط؛ هما الإفطار والسحور.

وطالبت د. الأشوح بوقف نزيف القروض الزائدة عن الحد المطلوب؛ "فهناك أسر تشتكي من الفقر وتأخذ قرض؛ بحجة أنه قرض إسلامي لشراء بعض الأشياء غير المهمة مثل شراء سيارة أو بعض الأشياء"، مشددةً على ضرورة معرفة كيف تقدم الأوربيون للوقوف على أسباب تأخرنا عنهم؛ فهم يقومون بشراء الأكل بالوحدة ويرشدون الطاقة والمياه.

07 September 2009

PENGALAMAN


Asww.
Sumayyah Meehan sudah 11 tahun masuk Islam. Tapi hingga kini, ia masih mengingatkan puasa Ramadan pertamanya ketika baru menjadi seorang mualaf. Pengalaman pertama itu membuat Meehan yang sekarang tinggal di Kuwait bersama suami dan tiga anaknya, selalu merindukan datangan bulan suci Ramadan.

Meehan menyebut pengalaman puasa Ramadan pertamanya sebagai "bencana", karena sebagai mualaf ia belum paham apa dan bagaimana puasa serta bekal spiritual apa yang dibutuhkan untuk menjalankan puasa di bulan Ramadan. Ketika itu, Meehan kesulitan untuk mencari buku-buku Islam berbahasa Inggris. Ia juga tidak bisa mengakses internet.

"Saya banyak melakukan kesalahan saat pertama kali berpuasa di bulan Ramadan. Saya ngeri sendiri kalau mengingatnya," kata Meehan.

"Saya betul-betul tidak punya persiapan. Saudara-saudara ipar saya mengira saya tahu apa yang harus saya lakukan. Mereka tidak memahami bahwa saya seorang mualaf baru dan tidak mengerti harus melakukan apa. Saat itu malam sebelum hari pertama Ramadan, saya cuma tahu saya harus puasa, menahan diri dari makan dan minum. Saya betul-betul syok dan tidak tahu apa-apa," papar Meehan.

Apa yang dikhawatirkan Meehan terbukti. Di hari pertama puasa, ia merasa seperti akan mati karena kehausan dan perutanya keroncongan sepanjang hari. "Ketika waktunya berbuka, saya masih ingat ketika itu saya langsung minum satu gelas besar ..." imbuhnya.

Meehan merasa tersiksa dan tidak yakin bisa menjalankan puasa sebulan penuh. Ketika merasa putus asa, secara tak sengaja suatu sore Meehan melihat sebuah artikel di koran yang ditulis dalam bahasa Inggris oleh Dr. Hamid. Artikel itu berisi penjelasan tentang seluk beluk Ramadan dan apa yang seharusnya dilakukan umat Islam selama bulan puasa. Meehan jad antusias karena akhirnya ia menemukan tuntunan untuk menunaikan puasa Ramadan.

Setelah membaca artikel itu. Di hari kedua Ramadan, Meehan bisa menjalankan puasa dengan lebih baik. "Saya berterima kasih pada Dr. Hamid, ia kontributor yang sudah menulis selama bertahun-tahun di surat kabar itu. Dia sudah banyak mengajarkan saya tentang Islam," ujar Meehan.

Meehan mengumpulkan tulisan-tulisan Dr. Hamid tentang Islam di koran tersebut. Ia membundelnya menjadi tiga buku. "Cuma buku-buku ini saya punya dan bisa saya temukan. Saat itu, semua buku kebanyakan ditulis dalam bahasa Arab," keluhnya.

Tapi ia kecewa, karena setelah itu, ia tidak melihat lagi tulisan Dr. Hamid di koran, sampai berbulan-bulan. Meehan menduga Dr. Hamid mungkin sudah tidak tinggal lagi di Kuwait atau mungkin sudah meninggal. Meehan menganggap Dr. Hamid sebagai gurunya dan ia sedih tidak bisa membaca lagi artikel-artikel yang ditulis Dr. Hamid tentang Islam.

Sampai sekarang Meehan masih menyimpan bundelan artikel Dr Hamid. Ia ingin memberikannya pada anak-anaknya. "Meski klipingnya sudah berwarna kuning dan lemnya sudah banyak yang lepas, tapi informasi dalam kliping ini tidak ternilai," ujar Meehan.

Dari pengalaman puasa pertamanya, Meehan introspeksi diri bahwa ia seharusnya lebih banyak mempelajari Islam terlebih dulu sebelum memutuskan masuk Islam. Ketika mengucapkan dua kalimat syahadat, Meehan berpikir bahwa segala sesuatunya akan mudah-mudah saja, tapi ternyata tidak.

"Saya sudah berjalan jauh untuk meningkatkan keimanan dan pengetahuan saya tentang Islam. Sekarang saya berani bilang bahwa hubungan saya dengan bulan suci Ramadan, jauh lebih baik dibandingkan ketika pertama kali saya mengenal Ramadan," tegas Meehan.

"Saya mencintai bulan Ramadan. Jujur, Ramadan selalu di hati saya. Bulan dimana kita meningkatkan ibadah dan melakukan banyak hal untuk Allah dan untuk kemanusiaan. Ramadan adalah kesempatan untuk mengendalikan kebutuhan fisik, seperti menahan lapar dan dahaga sebagai bentuk kepatuhan pada Allah Swt," tutur Meehan.

Bagai Meehan, bulan Ramadan sangat istimewa. Di bulan ini, umat Islam banyak menghabiskan malam-malamnya untuk beribadah dan memohon ampunan pada Allah. "Ramadan juga menjadi bulan yang penuh keceriaan. Bangun tengah malam untuk makan sahur, saya masih bisa mengingat harumnya aroma roti yang hangat dan ketika saya membuka jendela, saya melihat semua orang sibuk menyiapkan makanan di rumah mereka," kenang Meehan

04 September 2009

Tahanan


Rezim apartheid Israel membebaskan 9 anggaota parlemen Hamas, sesudah mereka mendekam dalam penjara. Mereka yang dibebaskan, antara lain, Khaled Sulaeman, Khaled Yahya, Ibrahim Dahbour dari Jenin, Riyadh Raddad dari Tulkarm, Imad Nofal dari Qalqilya, Nasser Abdul Jawwad dari Salfist, Yasser Mansour dan Hasan al-Burini dari Nablus, dan Muhammed Abu Juheisha dari al-Khalil.

Para anggota parlemen Hamas itu, tiba di bagian barat Hebron, dan mendapatkan sambutan hangat dari famili, handaitaulan, teman-teman, serta para kerabat. Para anggota kelompok Hamas yang ada di Hebron lalu menggelar acara penyambutan dan syukuran dengan mengadakan acara iftar (buka puasa) bersama, ini merupakan pengungkapan rasa syukur mereka atas pembebasan para anggota parlemen itu. Dan, Hebron merupakan wilayah di Tepi Barat, yang menjadi pusat kekuatan Hamas.

Dengan dibebaskan 9 anggota perlemen Hamas itu, maka berkurang dari 23 anggota parlemen yang ditahan penjara Israel, sisanya tinggal 16 orang, yang akan menjalani pengadilan militer Israel. Sementara itu, Lembaga Hak-Hak Asasi Internasional, menilai pengadilan militer itu hanyalah stempel “rubber stamp’ bagi pemerintah Israel,yang terus melakukan tindakan represif terhadap para aktivis Hamas, termasuk anggota parlemen.

Nampaknya, pemerintah Israel yang dibawah pemerintahan Partai Likud yang dipimpin Perdana Menteri Bunyamin Netanyahu menggunakan para tawanan anggota parlemen Hamas yang dijadikan ‘kartu’ untuk menekan pemerintahan Hamas agar bersedia melakukan negosiasi bagi pembebasan Kopral Gilad Shalid, yang sampai sekarang berada di tangan para pejuang Hamas.

Israel sebuah rezim apartheid yang melakukan tindakan apartheid terhadap penduduk Palestina, dan pengusiran secara paksa di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem, yang sedang dibangun pemukiman baru bagi warga Israel. Tindakan rezim Zionis ini juga termasuk memaksa seluruh warga Palestina agar menyanyikan lagu kebangsaan Israel di sekolah-sekolah. Ini langkah dalam rangka melakukan yahudisasi terhadap seluruh penduduk Arab-Palestina, yang sekarang ini dijajah Israe